NADYAVIE etika yang ada saat berinteraksi walaupun mungin

NADYAVIE RIZQYA106117026CO1ILMU KOMUNIKASIDR. ADDE ORIZA RIO1. a. Definisi KomunikasiA. Komunikasi IntrapersonalKomunikasi intrapersonal adalah komunikasi dengan diri sendiri atau berbicara pada diri sendiri. Bagaimana kita membicarakan rencana hidup kita pada diri sendiri, untuk melatih banyak carauntuk berperilaku, dan untuk mempercepat diri untuk melakukan atau tidak melakukan perilaku tertentu. Melalui pengenalan pada diri sendiri maka kita sebagai pengendali dapat lebih memahami diri sendiri. Contohnya seperti mengendalikan diri saat berkomunikasi dengan orang lain, satu maupun lebih. Dimana kita dapat untuk memahami etika yang ada saat berinteraksi walaupun mungin beroposisi dengan kehendak diri.B. Komunikasi InterpersonalKomunikasi interpersonal adalah komunikasi antara 2 orang. Bisa diartikan, semua komunikasi kecuali komunikasi intrapersonal adalah komunikasi interpersonal. Dalam komunikasi interpersonal mengartikan bahwa seseorang harus tahu cara dan bentuk – bentuk untuk melakukan komunikasi interpersonal secara benar. Biasanya jika seseorang sudah merasa nyaman dan memahami satu sama lain maka dapat di pastikan interaksi ini menjadi intens dan tidak dapat dipisahkan. C. Komunikasi Grup / KelompokCabang ketiga dari komunikasi adalah komunikasi kelompok kecil, termasuk kelompok terapetik, kelompok sosial, komite pengambil keputusan, dan tim kerja. Didalam sebuah grup atau kelompok pasti terdapat 2 orang atau lebih berarti dapat dikatakan ada anyak pemahaman dan kehendak dalam satu kelompok tersebut. Lalu dengan membentuk kelompok tersebut berarti anggota tersebut bersedia untk berbagi pikiran bersama. Pemahaman ini harus dimiliki para anggota untuk tetap menjaga keharmonisan hubungan sesama anggota di grup tersebut. D, Komunikasi OrganisasiSarjana dari komunikasi organisasi sudah mempelajari aspek-aspek yang ada pada kehidupan bekerja seperti mwawancara, mendengaekan, struktur organisasi, berpresentasi, kepemimpinan, dan pengambilan keputusan. Istilah budaya organisasi mengacu pada pemahaman tentang identitas dan kode pikiran dan perilaku para anggota dalam sebuah organisasi. (Nicotera, Clinkscales, & Walker, 2002). Berbeda dengan komunikasi kelompok / grup, komnikasi organisasi berarti skill atau pemahaman yang harus diketahui sebagai anggota organisasi. Organisasi berarti memiliki struktur pada grup itu. Semisal ada ketua, wakil ketua, penanggung jawab setiap bagian, dan anggota itusendiri. Oleh karena itu disini sudah di kenal untuk sistem pembagian siapa pemilik kedudukan rendah dan siapa pemilik kedudukan tertinggi. Pentingnya adalah kita dapat membedakan antar kedudukan agar tidak terjadi konflik yang dapat memecah organisasi tersebut. Bukan hanya organisasi yang rusak tapi hubungan interpersonal antar individu juga menjadi kacau terganggu.E. Komunikasi PublikWalaupun sebagian besar dari kita mungkin tidak mencari karir yang mengspesialisasikan pada pembicara resmi, banyaknya dari kita akan memiliki kesempatan untuk bicara kepada orang lain. Walaupun kita mungkin tidak memberikan pembicaraan yang penuh akan pengenalan diri sendiri. Sebagai tambahan, kita semua akan berada di situsi dimana berbicara adalah suatu pertanggung jawaban. komunikasi publik sangat diperlukan bagi kita yang ingin terjun benar ke pekejaan yang berhubungan dengan masyarakat luas. Cara kita untuk menyampaikan pesan kepada publik pasti sangat berbeda dibanding kita hanya antar individu saja atau satu kelompok. Dengan itu maka teori – teori yang ada harus diselaraskan dengan keadaan sekitar agar menjadi pusat perhatian khalayak.F. Komunikasi MassaKomunikasi massa sebenarnya adalah ekstensi dari komunikasi publik. Terutama dimana media massa tradisional bersangkungan, informatif, persuasif, atau pesan yang menghibur dari dampak komunikasi publik dapat di perkuat, memperbanyak, di duplikasi, dan di distribusikan jauh diluar konteks dari perkuliahan dengan membantu teknologi komunikasi. Seperti komunikasi publik, komunikasi massa juga secara umum lebih resmi, terencana, dan proses bertujuan daripada komunikasi tatap muka. Dengan ini komunikasi massa lebih kompleks karena tingkat formalitas yang lebih komunikasi publik. Contohnya seperti media massa. Dalam pemuatan pada media massa bahasa yang digunakan sangat formal beda dengan cara komunikasi publik yang spontan.G. Komunikasi AntarbudayaKomunikasi antarbudaya adalah tingkatan fokus penting dari penelitian, mengajar, dan pelatihan. Walaupun komunikasi antarbudaya bukanlah teori baru, ini menjadi penting untuk beberapa tahun terakhir. Amerika Serikat selalu mempertimbangkan banyak orang yang pasti memiiki banyak budaya. Komunikasi sudah pasti ada pihak lain yang dilibatkan. Tak terkecuali dengan intrapersonal communication yang melibatkan diri sendiri yang dapat menjadi pihak lain. Oleh karena itu setiap orang pasti memiliki budaya masing – masing yang mereka pertahankan karena budaya dapat dijadikan sebagai identitas seorang manusia. Jadi, karena budaya sudah dianggap penting dan layak diperthankan maka kita juga harus menunjukkan bahwa semua budaya manusia itu baik, sesuai etika, dan tidak merugikan. Tipe berbudaya setiap orang pasti berbeda – beda. Ada yang memiliki tingkat budaya yang tinggi ada juga yang hanya sekedar menganggap saja. Karena adanya perbedaan tersebut, sebagai manusia berbudaya maka kita harus memahami bagaimana seseorang juga menjaga budayanya. Tentu ada cara yang dapat dilakukan untuk mengkomunikasikan sesuatu dengan landasan berbudaya. b. karakteristik A. komunikasi intrapersonal• self-Development = pembangunan diri• self-Expression = ekspresi diri• self-Awareness = kewaspadaan diriB. komunikasi interpersonal• secara langsung• ada pihak lainC. komunikasi kelompok• ada pihak lain lebih dari 2 orang• tidak berstruktur• hubungan biasa tanpa tujuanD. komunikasi organisasi• pihak lain lebih dari 2 orang• terstruktur, ada tingkatan tiap anggota• bertujuanE. komunikasi publik• ditujukan pada banyak orang• biasanya tidak saling mengenalF. komunikasi massa• juga ditujukan kepada banyak orang• untuk tujuan tertentu• tidak secara langsungG. komunikasi antarbudaya• berhubungan dengan latar belakang pihak lain• sensitifitas tinggi2. a. Definisi budayaBudaya berasal dari kata “buddah” yang berasal dari bahaa Sansekerta yang berarti akal atau budi. Budaya sering digunakan untuk sinonim untuk negara dan kewarganegaraan. Budaya adalah sebuah sistem dari wawasan yang dibagi ke kelompok besar. Budaya mungkin di karakteristikan sebagai individualistik atau kolektifistik. Budaya individualistik , inisiasi individual, pencapaian dan kompetisi yang dinilai dan di sadari sendiri sebagai tujuan utama. b. hubungan budaya dan komunikasiSebagai makhluk komunikasi, kita membuat sebuah budaya umum dan berbagi pandangan tentang realita dan dapat memahami satu dengan yang lain untuk mengkoordinasi  maksud simbol yang kita pakai. Semakin lebih kita mengembangkan maksud umum dari simbol dengan orang lain, semakin baik proses komunikasi itu bekerja. Dalam sudut pandang komunikasi, budaya dapat didefiniskan sebagai kombinasi yang kompleks tentang simbol umum, wawasan, folklore, adat, bahasa, pola proses informasi, ritual, kebiasaan, dan pola perlakuan lainnya yang terhubung dan memberikan sebuah identitas umum pada grup utama pada poin utama satu waktu.Konsep budaya dan hubungannya dengan komunikasi:• sangat membantu untuk mengingat kembali jika semua sistem sosial seperti hubungan, keluarga, grup, organisasi, dan pengembangan masyarakat bahkan pemeliharaan budaya berdasarkan komunikasi.• Mempunyai keterkaitan yang spesial, tindakan yang unik, dan kode verbal dan nonverbal seperti frasa atau gestur yang memiliki maksud yang unik kepada individu. Setiapnya memiliki maksud utama dan signifikan karena sejarah berkomunikasi yang telah di lakukan.• Proses yang sama juga terjadi pada komunikasi grup dan komunikasi organisasi, dimana banyak terdapat orang – orang yang ada didalamnya. Sebagai jaringan komunikasi yang timbul dan berkembang pola terbagi dan realita berkembang.• Berbagi pola komunikasi verbal dan nonverbal, orientasi tentang keyakinan, politik, gender, masa pengenalan, masa kecil, ras, dan berbagai segi kehidupan sosial yang juga menjadi bagian dari budaya suatu masyarakat.Budaya apakah itu hubungan, grup, organisasi ataupun masyarakat, beberapa fungsi yang berhubungan dengan komunikasi:• Menghubungkan individu satu ke individu lain • Membuat konteks untuk interaksi dan negosiasi diantara para anggota • Memberikan dasar untuk identitas umum.c. merespon perbedaan budaya Integrasi budaya yang dilakukan secara tidak benar dapat menyebabkan hal – hal yang justru negatif. Contohny seperti cultural shock atau masyarakat tidak bisa menerima budaya karena integrasi budayanya salah. Juga dapat menyebabkan cultural lag atau masyarakat mengalami ketertinggalan yang disebabkan oleh masuknya budaya baru yang malah membuat kemunduran. Kesalahan pada integrasi budaya dapat disebabkan oleh komunikasi yang tidak benar caranya. Mungkin dengan cara dipaksa, atau lainnya yang menyebabkan masyarakat tersebut tidak dapat menerima dengan baik.Contohnya jug dapat dirasakan jika kita memiliki teman yang baru yang memiliki kebudayaan yang beda. Pasti kita juga tidak bisa memperlakukan teman kita tersebut seperti teman kita sebelumnya. Komunikasi diri juga diperluka disini. Untuk apa? Karena kit harus merombak, mengatur, dan menata diri agar terkesan baik dan tidak mengesampingkan teman kita yang baru itu. Saat berbicara mungkin kita harus mengikuti atau menahan jika ada yang salah yang mungkin disebabkan oleh perbedaan budaya tersebut. Jika kita memiliki teman orang Batak misalnya, sedangkan kita ber latar belakang Jawa. Sudah pasti berbeda 180 derajat karena kondisi geografis yang mendukung. Orang Batak biasanya berbicara dengan bahasa yang kasar bahkan dengan suara yang besar. Berbeda dengan orang Jawa yang bertutur kata halus dan pelan karena ada pengaruh keraton yang halus. Jika kita salah kaprah pasti akan terjadi konflik.Oleh karena itu pentingnya komunikasi diri sangat dibutuhkan disini kita harus menahan diri jika ada goresan kata – kata yang diutarakan oleh teman kita tersebut. Mungkin saja bukan dari hati, tapi karena budaya yang mereka punya.3. A. Teknologi secara hakikiTeknologi dapat diartikan sebagai alat bantu manusia dalam usaha untuk memenuhi kebutuhannya, misalnya istilah teknologi telah diterapkan pada perkakas yang terbuat dari batu ataupun yang terbuat dari bahan lain. Kemudian dalam perjalanan narasinya, tulisan ini merupakan teknologi piktogram, aksara, atau simbol-simbol sebagai alat komunikasi dan pada kereta atau perahu sebagai alat transportasi. Pada dua hal yang terakhir tersebut, teknologi telah dinyatakan sebagai peralatan, tidak lagi sebagai perkakas. Sampai di sini, teknologi merupakan benda-benda yang konkret. Pengertian Teknologi adalah ilmu pengetahuan dan seni yang ditransformasikan ke dalam produk, proses, jasa, dan struktur terorganisasi yang pada dasarnya merupakan seperangkat instrumen ekspansi kekuasaan manusia sehingga dapaat menjadi sumber daya cara baru untuk menciptakan kekayaan melalui peningkatan produktivitass.Selain aspek sosial serta kepraktisan teknologi, definisi di atas juga menentukan dengan pasti tujuan dan cara dari penerapannya, yaitu untuk menciptakan kekayaan yang akan dipergunakan masyarakat, melalui peningkatan produktivitas.b. teknologi komunikasi itu unikTeknologi komunikasi itu unik karena omunikasi digunakan disetiap aspek kehidupan. Walaupun berbasis teknologi yang biasanya dikerjakan oleh orang – orang yang memliki dasar pengetahuan teknik dimana teknik itu cabang dari ilmu alam. Tapi ilmu komunikasi yang berasal dari ilmu sosial malah memang digunakan terus hingga kapan pun. Komunikasi dimasukkan dalam teknologi – teknologi yang dibuat manusia. Inilah kekhasan yang dimiliki komunikasi. Seperti contohnya teknologi yang sudah ada adalah pemesanan kendaraan yang hanya mengakses lewat ponsel pintar yang pasti semua orang sudah miliki. Komunikasi dimasukkan ke dalam penemuan teknologi itu seperti mempermudah melakukan komunikasi dengan menggunakan teknologi tersebut (re: ponsel pintar)c. respon mendewasanya teknologi.Sebagai manusia yang harus peka terhadap perkembangan kita juga diuntungkan dengan adanya teknologi yang dapat memudahkan pekerjaan kita. Oleh krena itu, semakin berjalannya waktu, semakin runcing dan tajam juga teknologi yang berkembang. Jadi, kita sebagai pengguna ataupun pembuat harus tahu batasan pengunaan suatu teknologi itu. Misalnya, jangan terlalu sering menggunakan teknologi. Walaupun memudahkan tapi teknologi bukan sebagai yang utama untuk menyelesaikan segala sesuatunya.Seperti contohnya pada smartphone lagi. Setiap ponsel pintar pasti memiliki fitur kamera yang dapat mengambil gambar pada situasi dan kondisi yang di kehendaki. Sekarang karena setiap orang sudah memiliki smartphone tak terkecuali anak yang masih sekolah, maka budaya mencatat kini sudah pelan – pelan terhapus. Siswa masa kini mulai mengganti kebiasaannya jika ada yang harus dicatat malah di foto. Menurut saya ini yang menjadikan dunia pendidikan malah mengalami kemunduran. Jika kita mencatat setidaknya ada yang kit pahami, minimal kata – katanya ada diingat. Bagaimana jika difoto? Bahkan dilihat kembali pun tidak. Semakin dewasanya teknologi seharusnya menjadi dewasa juga untuk diri sendiri. Janganlah malah tunduk dan semakin tidak terkontrol menggunakan teknologi. Tetap selalu ingat jika teknologi hanya pembantu bukan sebagai pelaku. Manusia lah yang membuat teknologi bukan kita yang dikendalikan teknologi. Bagaimana rasanya jika dikendalikan oleh penemuan sendiri??REFERENSI1. RUBEN, BRENT D. LEA P. STEWART. 2006. COMMUNICATION AND HUMAN BEHAVIOR. PEARSON2. WOOD, JULIA T. 2009. COMMUNICATION ON OUR LIVES. WARDSWORTH CENGAGE LEARNING3. http://www.mandalamaya.com/pengertian-teknologi-secara-umum-menurut-para-ahli/